Rabu, 08 Mei 2013

budaya jawa tengah


BUDAYA JAWA TENGAH

Jawa Tengah adalah propinsi dimana budaya jawa banyak berkembang disini karena di jawa tengah dahulu banyak kerajaan berdiri disini itu terlihat dari berbagai peninggalan candi di jawa tengah. Mahakarya yang sungguh mempesona adalah batik di jawa tengah setiap daerah mempunyai corak batik tulis yang berbeda beda mereka mempunyai ciri khas sendiri – sendiri. selain batik ada juga kesenian yang tak kalah luar biasanaya ada wayang kulit yang sudah diakui dunia sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ada juga tembang tembang (lagu lagu ) jawa yang diiringi oleh gamelan (alat musik) yang juga dikenal dengan campursariada juga ketoprak yang merupakan pertunjukan seni peran khas dari jawa.
          Di Jawa Tengah juga masih ada kerajaan yang sampai sekarang masih berdiri tepatnya di Kota Solo yang dikenal dengan Kasunanan Solo. Budaya jawa tengah sungguh banyak mulai dari wayang ,wayang orang, ketoprak,tari dan masih banyak lagi. Kebudayaan yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah mayoritas merupakan kebudayaan Jawa, namun terdapat pula kantong-kantong kebudayaan Sunda di wilayah sebelah barat yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat terutama di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Cilacap. Adapun budaya
lokal Jawa Tengah antara lain: Kraton Solo (Centraljava Surakarta)BatikKetoprakPagelaran Wayang KulitTari Srikandi / Tari PanahPertujukan Wayang OrangSindenTayubBatik.
Selain itu, Provinsi Jawa Tengah ternyata mempunyai daya tarik kebudayaan yang bagus, salah satu contohnya adalah memiliki tarian tradisional yang beragam. Postingan kali ini kami akan bahas contoh tarian tradisional Jawa Tengah, antara lain :








  1. Tari Merak
Tari Merak merupakan tari paling populer di Tanah Jawa. Versi yang berbeda bisa didapati juga di daerah Jawa Barat dan Jawa Timur. Seperti namanya Tarian Merak merupakan tarian yang melambangkan gerakan-gerakan Burung Merak. Merupakan tarian solo atau bisa juga dilakukan oleh beberapa orang penari. Penari umumnya memakai selendang yang terikat dipinggang, yang jika dibentangkan akan menyerupai sayap burung. Penari juga memakai mahkota berbentuk kepala menyerupai burung Merak. Gerakan tangan yang gemulai dan iringan gamelan, merupakan salah satu karakteristik tarian ini.
  1. Tari Gambyong
Tari Gambyong tercipta berdasarkan nama seorang penari jalanan (tledhek) yang bernama  Si Gambyong yang hidup pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV di Surakarta (1788-1820). Sosok penari ini dikenal sebagai seorang yang cantik jelita dan memiliki tarian yang cukup indah. Tak heran, dia terkenal di seantero Surakarta dan terciptalah nama Tari Gambyong. Tarian ini merupakan sejenis tarian pergaulan di masyarakat. Ciri khas pertunjukan Tari Gambyong, sebelum dimulai selalu dibuka dengan gendhing Pangkur. Tariannya terlihat indah dan elok apabila si penari mampu menyelaraskan gerak dengan irama kendang. Sebab, kendang itu biasa disebut otot tarian dan pemandu gendhing. Pada zaman Surakarta, instrumen pengiring tarian jalanan dilengkapi dengan bonang dan gong. Gamelan yang dipakai biasanya meliputi gender, penerus gender, kendang, kenong, kempul, dan gong. Semua instrumen itu dibawa ke mana-mana dengan cara dipikul. Umum dikenal di kalangan penabuh instrumen Tari Gambyong, memainkan kendang bukanlah sesuatu yang mudah. Pengendang harus mampu tumbuh dengan keluwesan tarian serta mampu berpadu dengan irama gendhing. Maka tak heran, sering terjadi seorang penari Gambyong tidak bisa dipisahkan dengan pengendang yang selalu mengiringinya. Begitu juga sebaliknya, seorang pengendang yang telah tahu lagak-lagu si penari Gambyong akan mudah melakukan harmonisasi.

control panel


Control Panel
Control Panel merupakan default folder yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows, pengaturan account sampai dengan fungsi Windows XP lainnya. Pada versi terdahulu windows, tools dari Control Panel selalu ditampilkan dalam bentuk ikon. Setiap ikon mewakili aplikasi yang berbeda yang dapat dibuka melalui Control Panel. Namun sekarang semakin sulit bagi pengguna untuk mengetahui ikon mana yang harus di klik ketika ingin melakukan suatu pekerjaan, hal ini dikarenakan semakin banyaknya ikon pada list Control Panel. Membuat suatu grup tool berdasarkan kategori dapat membantu untuk mempermudah menggunakan suatu tool tertentu.
Ikon-ikon yang terdapat di dalam Control Panel adalah sebagai berikut:
Ø Appearance and Themes
Ø Network and Internet Connections
Ø Add or Remove Programs
Ø Sound, Speech, and Audio Device
Ø Performance and Maintenance
Ø Printer and Other Harware
Ø User Accounts
Ø Date, Time, Languange, and Regional Option
Ø Accessibility Options
Ø Security Center
  

  1. Appearance and Themes berfungsi untuk mengubah tampilan layar computer  
a)      Themes berfungsi untuk mengatur kulit (skin) Desktop dan mengaturnya sesuai dengan keinginan. Arahkan pointer pada menu Themes bertanda panah kebawah untuk memilih skin apa yang akan dipilih lalu klik Ok.
b)     Desktop berfungsi untuk menampilkan gambar sebagai latar belakang desktop. Arahkan pointer pada daftar Background, telah tersedia daftar gambar yang dapat digunakan untuk latar belakang desktop, atau klik Browse untuk mengambil gambar dari media penyimpanan lainnya.
c) Screen saver berfungsi untuk menampilkan screen saver atau animasi bergerak yang akan tampil pada saat komputer tidak dipergunakan, pengaturan menit dari screen saver dapat diatur sesuai dengan keinginan.
d) Appearance berfungsi untuk mengatur kulit (skin) tampilan dan mengaturnya sesuai keinginan. Untuk itu ikuti langkah-langkah mengubah tampilan Windows XP:
Pada menu Windows and Button klik tanda panah ke bawah, tampilan pilihan skin windows XP akan terbuka
a.      Terdapat dua pilihan yaitu Windows Classic dan Windows XP, sebagai contoh pilih Windows XP.
b.     Langkah berikutnya adalah memilih Color scheme, terdapat tiga pilihan skin, pilih sesuai dengan selera.
c.      Pilih ukuran huruf Font Size. Terdapat tiga pilihan ukuran, pilih salah satu sesuai keinginan.
d.     Terdapat fungsi-fungsi tombol  yaitu Effects dan Advanced untuk pengaturan skin lebih lanjut.
e.      Setting berfungsi untuk mengatur kedalaman warna dan resolusi dari tampilan Windows XP. Dalam hal ini Windows XP mendukung penggunaan dua monitor sekaligus, tergantung dari kualitas video graphicnya.
f.       Pengaturan resolusi dilakukan dengan cara menggeser tombol ke kiri dan ke kanan (sebagai catatan semakin tinggi resolusi yang diatur, maka huruf dan font akan berubah ukurannya batas maksimal untuk monitor 15" adalah 1024 by 768 pixel, tidak disarankan melebihi batas tersebut). Kedalaman warna dapat disetting hingga 32 bit. Disarankan untuk mengambil kedalaman warna terkecil karena akan mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan.


2. Network and internet connections berfungsi untuk mensetting atau menambahkan perangkat jaringan wireless untuk rumah atau kantor.

a)      Local Area Connection berfungsi untuk menghubungkan ke jaringan yang dapat terjangkau oleh sinyal komputer tersebut.
b)     New Connection Wizard berfungsi untuk menginstal koneksi jaringan baru. 



. 
  3. Add or remove program berfungsi untuk memasang atau menghapus program dan komponen – komponen windows.
a)      Change or Remove Program berfungsi untuk menghilangkan atau Uninstall program yang dinginkan.
b)     Add New Program berfungsi untukmemasukkan dan menghapus program untuk menambah program baru.
c)      Add or Remove Windows Component berfungsi untuk menambah atau menghilangkan komponen dari program Windows.
d)     Set Program Access and Defaults berfungsi untuk mengatur program yang akan digunakan untuk aktivitas tertentu seperti Web Browsing.


4. Sound, speech, and audio device berfungsi untuk mengubah settingan suara speaker pada computer.
a)      Volume berfungsi untuk mengatur volume speaker.
b)     Sounds berfungsi untuk mengatur jenis suara untuk setiap event yang terjadi di program Windows.
c)      Audio berfungsi untuk mengubah skema suara, mengkonfigurasi pengaturan untuk speaker dan alat perekam
d) Voice berfungsi untuk mengatur jenis alat perekam dan volumenya. 
e)      Hardware berfungsi untuk mengatur perangkat keras yang digunakan untuk Sound.
f)       Text to Speech berfungsi untuk mengontrol suara seperti kecepatan suara.


5. Performance and maintenance berfungsi untuk memberikan sebuah nama pada work group dikomputer dalam suatu jaringan.
a)      System Restore berfungsi melihat informasi sistem komputer, dan mengubah pengaturan untuk hardware, kinerja dan pembaruan otomatis.
b)     Automatic Updates berfungsi untuk mengatur computer secara otomatis meng-update program Windows.
c) Advanced berfungsi mengatur system, profile, dan performance komputer.
d) Remote berfungsi untuk mengatur cara bagaimana computer dapat digunakan dari tempat lain.
e) General berfungsi untuk memberikan informasi secara umum mengenai spesifikasi computer.
f)       Computer Name berfungsi untuk memberikan informasi mengenai pemilik komputer.
g)  Hardware berfungsi untuk memberikan informasi mengenai perangkat keras apa saja yang terdapat dalam computer, sistem-sistem, driver dan lain-lain.
h)     Power Options terdiri dari Power schemes yang mengatur skema power computer, Advanced yang mengatur pilihan power-saving, dan UPS yang member informasi mengenai UPS yang digunakan.
 i) Scheduled Tasks berfungsi untuk mengatur schedule apa saja yang harus dilakukan komputer secara otomatis. 
j)       Administrative Tools berfungsi mengatur konfigurasi komputer. 


6. Printers and other hardware berfungsi untuk mengubah settingan printer, keyboard, perangkat keras lainnya dan menambah atau menginstal perangkat keras yang baru. 

7. User account berfungsi untuk mengubah dan mensetting password penggunaan computer.


      8. Date, time, language, and regional options berfungsi untuk mengatur tanggal, waktu, dan bahasa pada komputer.

a)   Regional and Language Options berfungsi untuk mengatur infromasi daerah tempat pertama kali windows dioperasikan, bahasa operasi komputer yang akan digunakan yang disesuaikan dengan non-Unicode Program yang tersedia. 
      b)     Date and Time berfungsi mengatur hari, tanggal, dan waktu yang berlaku saat itu.


       9.      Accessibility options berfungsi untuk mengatur pengaturan computer untuk tampilan suara dan mobilitas.

a)      Keyboard berfungsi mengatur tombol-tombol yang dapat berfungsi secara langsung untuk mengakses beberapa program Windows.




b)     Sound berfungsi mengubah skema suara, mengkonfigurasi pengaturan untuk speaker dan alat perekam.
c)      Display berfungsi untuk mengubah latar belakang layar,
d)   Mouse berfungsi mengatur cara kerja mouse seperti kecepatan, ikon, dan sebagainya.
e)      General berfungsi mengatur tombol-tombol ayng dapat berfungsi secara langsung untuk mengakses beberapa program Windows.

10.   Security Center berfungsi untuk memonitor dan mengkonfigurasi keamanan computer



Yang dilakukan Sistem Operasi terhadap Sistem Komputer adalah
Menghubungkan (Mengkoordinir), Mengelola dan Mengatur Hardware, Software dan Brainware pada sebuah perangkat.
Pada Sistem Operasi biasanya terdapat Control Panel, Control Panel terdiri dari sekumpulan program (Software) yang mengatur dan mengelola Hardware yang terpasang dalam sebuah perangkat. Misalnya Control Panel pada Windows xp.
CONTROL PANEL, merupakan default folder yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows, pengaturan account sampai dengan fungsi Windows XP lainnya.
Pada versi terdahulu windows, tools dari Control Panel selalu ditampilkan dalam bentuk ikon. Setiap ikon mewakili aplikasi yang berbeda yang dapat dibuka melalui Control Panel.
Namun sekarang semakin sulit bagi pengguna untuk mengetahui ikon mana yang harus di klik ketika ingin melakukan suatu pekerjaan, hal ini dikarenakan semakin banyaknya ikon pada list Control Panel. Membuat suatu grup tool berdasarkan kategori dapat membantu untuk mempermudah menggunakan suatu tool tertentu.
Walaupun tampilan kategori lebih memudahkan bagi banyak pengguna untuk dimengerti dan digunakan, pengguna versi Windows lama lebih terbiasa dengan
tampilan lama. Windows XP menyediakan pilihan tampilan dalam mode classic view.
Berikut gambaran versi control panel dan icon-icon serta fungsi yang ada di dalamnya :
1. Category Viewcontol panel2
Fungsi pada icon yang tertera dalam category view, adalah :

* Appearance and themes berfungsi untuk merubah tampilan layar computer
* Network and internet connections berfungsi untuk mensetting ?atau menambahkan perangkat jaringan wireless untuk rumah atau kantor.
* Add or remove program berfungsi untuk memasang atau menghapus program dan komponen – komponen windows.
* Sound, speech, and audio device berfungsi untuk merubah settingan suara speaker pada computer.
* Performance and maintenance berfungsi untuk memberikan sebuah nama pada work group dikomputer dalam suatu jaringan.?
* Printers and other hardware berfungsi untuk merubah settingan printer, keyboard, perangkat keras lainnya
* User account berfungsi untuk merubah dan mensetting password penggunaan computer.
* Date, time, language, and regional options berfungsi untuk mengatur tanggal, waktu, dan bahasa pada computer.
* Accessibility options berfungsi untuk mengatur pengaturan computer untuk tampilan suara dan mobilitas.

2. Classic View
contol panel1


Fungsi pada icon yang tertera dalam Classic View, adalah :
a.      Accessibility Options berfungsi sebagai pengatur kerja computer
b.     Add New Hardware berfungsi untuk menambah, mengekspansi ataupun menginstall Perangkat Keras ke dari Sistem Komputer agar dapat digunakan oleh Sistem Operasi. Contoh : Melakukan installasi printer ke dalam Windows agar dapat digunakan untuk melakukan pencetakan dokumen
c.      Add New remove Program berfungsi sebagai memasukkan dan menghapus program
d.     Add gamma berfungsi sebagai pengatur warna
e.     Atudesk Plot Style Manager berfungsi sebagai bagian dari alur pengelola
f.       Autodesk Plotter berfungsi sebagai bagian pengomplot perbaikan
g.      BDE Administrator berfungsi sebagai Aministrator program
h.     Date / Time berfungsi sebagai mangatur setting waktu
i.       Display berfungsi sebagai mengubah latar belakang layar, screen saver
j.        Find fast berfungsi sebagai mencari data dengan cepat
k.     Fonts berfungsi sebagai tempat penampungan huruf
l.       Game Controller berfungsi untuk menghubungkan dan mengatur perangkat keras untuk bermain Video Game, seperti : Joystick. Dari sini kita bisa mengatur performa perangkat keras yang digunakan untuk bermain game.
m.  Internet Option berfungsi sebagai mengatur tampilan internet
n.     Keyboard berfungsi untuk mengatur performa keyboard yang kita gunakan. Misalnya : mengatur Cursor Blink Rate.
o.     Mail berfungsi sebagai mengatr surat elektronik (e – mail)
p.     Modems berfungsi sebagai menginstal modem ke computer
q.     Mouse Fungsinya tidak jauh berbeda seperti keyboard. Dari Applet Control Panel ini kita dapat mengatur performa mouse, missal : Sensivitas, Pointer, Pergerakan dan sebagainya.
r.      Multimedia berfungsi sebagai pengaturan Audio Video
s.      Network berfungsi sebagai pengaturan jaringan pada computer
t.       Data Source berfungsi sebagai pengaturan program data base
u.     Password berfungsi sebagai pembuatan kata kunci
v.      Power Management berfungsi sebagai pengaturan daya listrik pad computer
w.    Printers berfungsi sebagai menginstal printer
x.     Quick Time berfungsi sebagai pengaturan waktu
y.      Regional setting berfungsi sebagai pengaturan bahasa
z.      Sounds berfungsi mengatur kinerja perangkat keras suara (Audio Card). Dari sini kita dapat melakukan pengaturan volume, perangkat keras yang dipakai, dan lain sebagainya.
aa.  System berfungsi sebagai melihat kapasitas perangkat keras
bb.                        Telephony berfungsi sebagai hubungkan telepon dengan computer
cc.  Users berfungsi sebagai tampilan icon baru
dd.                        Virus Scan berfungsi sebagai mendeteksi virus yang masuk

Selasa, 26 Februari 2013

pelangi, tsunami, dan bencana alam



Proses Terbentuknya Pelangi Dan Hujan
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9HfIEyKSzi8QRaWtY-3D-O183zJPL8Xf65CYL3pzi_0Mke17hm06QXNQZ9NTaMXtMFeaX_ZvCgkZkUGJ86VJ35GFcwSlx4IXvf7QAZ1EOqpNksrnjnB75iDxX5CSK4s_osrz8oFLMxAw/s400/rainbow_illusion.jpg

Terjadinya pelangi adalah pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan, cahaya akan berubah arah. Biasanya. pembelokan ini terjadi ketika cahaya pindah dari medium satu ke yang lain.

Hal ini terjadi karena cahaya bergerak dengan kecepatan berbeda dalam medium berlainan. Ketika memasuki prisma kaca, cahaya akan dibelokkan. Begitu pula jika keluar dari prisma. Selain membiaskan cahaya, prisma memisahkan cahaya putih menjadi komponen warnanya. Warna cahaya yang berlainan ini berbeda frekuensinya, sehingga memiliki kecepatan tempuh berbeda ketika memasuki suatu zat. Cahaya yang kecepatannya rendah di dalam kaca akan dibelokkan lebih tajam ketika pindah dari udara ke kaca, karena perbedaan kecepatannya berlainan. Tak mengherankan jika komponen yang membentuk cahaya putih dipisahkan berdasarkan frekuensinya ketika melewati kaca. Pada prisma, cahaya akan dibelokkan dua kali, ketika masuk dan keluar, sehingga penyebaran cahaya terjadi.
Tetesan air hujan dapat membiaskan dan menyebarkan cahaya mirip sebuah prisma. Dalam kondisi yang tepat, pembiasan cahaya ini membentuk pelangi.
Dari peristiwa yang menyebabkan sinar monokromatik menjadi 7 sinar polikromatik yang dikenal dengan mejikuhibiniu, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Pelangi dapat kita lihat jika matahari cukup rendah di kaki langit (karena itu mengapa pelangi tidak terjadi di siang yang terik), dan kita harus berada membelakangi matahari untuk melihat pelangi.

Hujan adalah peristiwa turunnya air dari langit ke bumi. Awalnya air hujan berasal dari air dari bumi seperti air laut, air sungai, air danau, air waduk, air rumpon, air sawah, air comberan, air susu, air jamban, air kolam, air ludah, dan lain sebagainya. Selain air yang berbentuk fisik, air yang menguap ke udara juga bisa berasal dari tubuh manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, serta benda-benda lain yang mengandung air.
Air-air tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan panas matahari. Air yang menguap / menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain. Di langit yang tinggi uap tersebut mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan bantuan angin awan-awan tersebut dapat bergerak kesana-kemari baik vertikal, horizontal dan diagonal.
       
Akibat angin atau udara yang bergerak pula awan-awah saling bertemu dan membesar menuju langit / atmosfir bumi yang suhunya rendah atau dingin dan akhirnya membentuk butiran es dan air. Karena berat dan tidak mampu ditopang angin akhirnya butiran-butiran air atau es tersebut jatuh ke permukaan bumi (proses presipitasi). Karena semakin rendah suhu udara semakin tinggi maka es atau salju yang terbentuk mencair menjadi air, namun jika suhunya sangat rendah maka akan turun tetap sebagai salju.
Hujan tidak hanya turun berbentuk air dan es saja, namun juga bisa berbentuk embun dan kabut. Hujan yang jatuh ke permukaan bumi jika bertemu dengan udara yang kering, sebagian ujan dapat menguap kembali ke udara. Bentuk air hujan kecil adalah hampir bulat, sedangkan yang besar lebih ceper seperti burger, dan yang lebih besar lagi berbentuk payung terjun. Hujan besar memiliki kecepatan jatuhnya air yang tinggi sehingga terkadang terasa sakit jika mengenai anggota badan kita.
Hujan buatan adalah hujan yang dibuat oleh campur tangan manusia dengan membuat hujan dari bibit-bibit awan yang memiliki kandungan air yang cukup, memiliki kecepatan angin rendah yaitu sekitar di bawah 20 knot, serta syarat lainnya. Ujan buatan dibuat dengan menaburkan banyak garam khusus yang halus dan dicampur bibit / seeding ke awan agar mempercepat terbentuknya awan jenuh. Untuk menyemai / membentuk hujan deras, biasanya dibutuhkan garam sebanyak 3 ton yang disemai ke awan potensial selama 30 hari. Hujan buatan saja bisa gagal dibuat atau jatuh di tempat yang salah serta memakan biaya yang besar dalam pembuatannya.
Juhan buatan umumnya diciptakan dengan tujuan untuk membantu daerah yang sangat kering akibat sudah lama tidak turun hujan sehingga dapat mengganggu kehidupan di darat mulai dari sawah kering, gagal panen, sumur kering, sungai / danau kering, tanah retak-retak, kesulitan air bersih, hewan dan tumbuhan pada mati dan lain sebagainya. Dengan adanya hujan buatan diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air makhluk hidup di bawahnya dan membuat masyarakat hidup bahagia dan sejahtera.
Hujan yang berlebih pada suatu lokasi dapat menimbulkan bencana pada kehidupan di bawahnya. Banjir dan tanah longsor adalah salah satu akibat dari hujan yang berlebihan. Perubahan iklim di bumi akhir-akhir ini juga mendukung persebaran hujan yang tidak merata sehingga menimbulkan berbagai masalah di bumi.
                Proses Terjadinya Tsunami
Penyebab Terjadinya Tsunami
·         Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
·         Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
·         Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
·         Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
·         Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.







 Proses Terjadinya Tsunami
Proses terjadinya tsunami dapat dijelaskan sebagai berikut:
·         Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
·         Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 Km/jam
·         Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas.
·         Gelombang menghempas ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.
·         Secara skematis mekanisme terjadinya tsunami dapat digambarkan sebagaimana ilustrasi berikut ini, dengan contoh proses surutnya pantai dan kemudian gelombang berbalik menghantam pantai di Srilanka.

Dampak yang ditimbulkan oleh Tsunami
·         Dampak positif dari bencana tsunami
oBencana alam merenggut banyak korban,sehingga lapangan pekerjaan menjadi terbuka luas bagi yang masih hidup,,
o   Menjalin kerjasama dan bahu membahu untuk menolong korban bencana,menimbulkan efek kesadaran bahwa manusia itu saling membutuhkan satu sama lain..anggap aja ini kegunaany scara psikologis ya..
·         Dampak negatif dari bencana tsunami
o   Merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
o   Banyak tenaga kerja ahli yang menjadi korban sehingga sulit untuk mencari lagi   tenaga ahli yang sesuai dalam bidang pekerjaanya
o   Pemerintah akan kewalahan dalam pelaksaan pembangunan pasca bencana karna faktor dana yang besar.
o   Menambah tingkat kemiskinan apabila ada masyarakat korban bencanayang kehilangan segalanya
 Upaya Penaggulangan Tsunami
Langkah-langkah yang patut dipahami;tentangcara penanggulangan tsunami adalah:
-        Evakuasi bencana tsunami dilakukan secara intensif.
-       Pengelolaan pengungsi dilakukan secara maksimal dan kontinu.
-     Tanpa lelah dan putus asa terus dilakukan pencarian terhadap orang hilang, dan pencarian jenazah.
-         Membuka jalur atau lintasan yang belum tersentuh logistik. Hal ini terjadi di Mentawai yang sulit dijangkau tim penanganan bencana.
-     Memulihkan secepatnya jaringan komunikasi antar daerah supaya proses evakuasi bisa berjalan lancar.

Ada 3 (tiga) kejadian di laut yang mengakibatkan timbulnya tsunami yaitu :

1. Gempabumi
Secara umum gempabumi yang bisa menimbulkan tsunami adalah gempabumi tektonik  yang terjadi di laut dan mempunayai karakteristik sebagai berikut :
1 Sumber gempabumi berada di laut
2 Kedalaman gempabumi dangkal, yakni kurang dari 60 km
3 Kekuatannya cukup besar, yakni di atas 6,0 SR
4 Tipe patahannya turun (normal fault) atau patahan naik (thrush fault)
Tsunami yang ditimbulkan oleh gempabumi biasanya menimbulkan gelombang yang cukup  besar, tergantung dari kekuatan gempanya dan besarnya area patahan yang terjadi.
Tsunami dapat dihasilkan oleh gangguan apapun yang dengan cepat memindahkan suatu  massa air yang sangat besar, seperti suatu gempabumi, letusan vulkanik, batu  bintang/meteor atau tanah longsor. Bagaimanapun juga, penyebab yang paling umum  terjadi adalah dari gempabumi di bawah permukaan laut. Gempabumi kecil bisa saja  menciptakan tsunami akibat dari adanya longsor di bawah permukaan laut/lantai samudera  yang mampu untuk membangkitkan tsunami

Tsunami dapat terbentuk manakala lantai samudera berubah bentuk secara vertikal dan  memindahkan air yang berada di atasnya. Dengan adanya pergerakan secara vertical dari  kulit bumi, kejadian ini biasa terjadi di daerah pertemuan lempeng yang disebut subduksi.  Gempa bumi di daerah subduksi ini biasanya sangat efektif untuk menghasilkan gelombang  tsunami dimana lempeng samudera slip di bawah lempeng kontinen, proses ini disebut juga  dengan subduksi.

2. Land Slide (Tanah Longsor)
Land Slide/tanah longsor dengan volume tanah yang jatuh/turun cukup besar dan terjadi di  dasar Samudera, dapat mengakibatkan timbulnya Tsunami. Biasanya tsunami yang terjadi  tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan tsunami akaibat gempabumi.

3. Gunung Berapi aktif yang berada di tengah laut, ketika meletus akan dapat menimbulkan  tsunami. Tsunami yang terjadi bisa kecil, bisa juga sangat besar, tergantung dari besar  kecilnya letusan gunung api tersebut. Ada banyak gunung api yang berada ditengah laut di  seluruh dunia. Untuk di Indonesia , yang paling terkenal adalah letusan gunung Krakatau  yang terletak di tengah laut sekitar Selat Sunda, yang terjadi pada tahun 1883. Letusannya  sangat dashyat, sehingga menimbulkna tsunami yang sangat besar dan korban yang  banyak, baik jiwa maupun harta benda. (http://um.co.id) Dampak dari bencana ini juga dirasakan  kedashyatannya di negara lain.
Tanah longsor di dalam laut dalam , kadang-kadang dicetuskan oleh gempabumi yang  besar; seperti halnya bangunan yang roboh akibat letusan vulkanik, mungkin juga dapat  mengganggu kolom air akibat dari sediment dan batuan yang bergerak di lantai samudera.  Jika terjadi letusan gunungapi dari dalam laut dapat juga menyebabkan tsunami karena  kolom air akan naik akibat dari letusan vulkanik yang cukup besar lalu membentuk suatu  tsunami. Contoh seperti yang terjadi di Gunung Krakatau.Gelombang terbentuk akibat  perpindahan massa air yang bergerak di bawah pengaruh gravitasi untuk mencapai  keseimbangan dan bergerak di lautan, seperti jika kita menjatuhkan batu di tengah kolam  akan terbentuk gelombang melingkar.
Sekitar era tahun 1950 an ditemukan tsunami yang lebih besar dibandingkan sebelumnya  percaya atau tidak mungkin ini disebabkan oleh tanah longsor, bahan peledak, aktifitas  vulkanik dan peristiwa lainnya. (http://ksupointer.com) Gejala ini dengan cepat memindahkan volume air yang  besar, sebagai energi dari material yang terbawa atau melakukan ekspansi energi yang  ditransfer ke air sehingga terjadi gerakan tanah. Tsunami disebabkan oleh mekanisme ini,  tidak sama dengan tsunami di lautan lepas yang disebabkan oleh beberapa gempabumi,  biasanya menghilang dengan cepat dan jarang sekali berpengaruh sampai ke pantai karena  area yang terpengaruh sangat kecil.Peristiwa ini dapat memberi kenaikan pada gelombang  kejut lokal yang bergerak cepat dan lebih besar (solitons), Seperti gerakan tanah yang  terjadi di Teluk Lituya memproduksi suatu gelombang dengan tinggi 50- 150 m dan  mencapai area pegunungan yang jaraknya 524 m.  (http://yan.komputasi.web.id)Bagaimanapun juga , suatu tanah  longsor yang besar dapat menghasilkan megatsunami yang mungkin berdampak pada  samudera.
Bencana Alam

A. tsunami
1.      Pengertian
Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut.Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter.
Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.
2.      Penyebab Terjadinya Tsunami
·         Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
·         Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
·         Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
·         Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
·         Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.

3.      Proses Terjadinya Tsunami
Proses terjadinya tsunami dapat dijelaskan sebagai berikut:
·         Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
·         Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 Km/jam
·         Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas.
·         Gelombang menghempas ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.
·         Secara skematis mekanisme terjadinya tsunami dapat digambarkan sebagaimana ilustrasi berikut ini, dengan contoh proses surutnya pantai dan kemudian gelombang berbalik menghantam pantai di Srilanka.

4.      Dampak yang ditimbulkan oleh Tsunami
·         Dampak positif dari bencana tsunami
o   Bencana alam merenggut banyak korban,sehingga lapangan pekerjaan menjadi terbuka luas bagi yang masih hidup,,
o   Menjalin kerjasama dan bahu membahu untuk menolong korban bencana,menimbulkan efek kesadaran bahwa manusia itu saling membutuhkan satu sama lain..anggap aja ini kegunaany scara psikologis ya..
·         Dampak negatif dari bencana tsunami
o   Merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
o   Banyak tenaga kerja ahli yang menjadi korban sehingga sulit untuk mencari lagi   tenaga ahli yang sesuai dalam bidang pekerjaanya
o   Pemerintah akan kewalahan dalam pelaksaan pembangunan pasca bencana karna faktor dana yang besar.
o   Menambah tingkat kemiskinan apabila ada masyarakat korban bencanayang kehilangan segalanya
5.      Upaya Penaggulangan Tsunami
Langkah-langkah yang patut dipahami;tentangcara penanggulangan tsunami adalah:
-        Evakuasi bencana tsunami dilakukan secara intensif.
-       Pengelolaan pengungsi dilakukan secara maksimal dan kontinu.
-     Tanpa lelah dan putus asa terus dilakukan pencarian terhadap orang hilang, dan pencarian jenazah.
-         Membuka jalur atau lintasan yang belum tersentuh logistik. Hal ini terjadi di Mentawai yang sulit dijangkau tim penanganan bencana.
-     Memulihkan secepatnya jaringan komunikasi antar daerah supaya proses evakuasi bisa berjalan lancar.
B.Gempa bumi
1.      Pengertian
Gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.Semakin besar energi yang dilepas semakin kuat gempa yang terjadi.
2.      PeyebabTerjadinya Gempa
Gempa bumi didefinisikan sebagai getaran yang bersifat alamiah, yang terjadi pada lokasi tertentu, dan sifatnya tidak berkelanjutan. Getaran pada bumi terjadi akibat dari adanya proses pergeseran secara tiba-tiba (sudden slip) pada kerak bumi. Pergeseran secara tiba-tiba terjadi karena adanya sumber gaya (force) sebagai penyebabnya, baik bersumber dari alam maupun dari bantuan manusia (artificial earthquakes). Selain disebabkan oleh sudden slip, getaran pada bumi juga bisa disebabkan oleh gejala lain yang sifatnya lebih halus atau berupa getaran kecil-kecil yang sulit dirasakan manusia. Getaran tersebut misalnya yang disebabkan oleh lalu-lintas, mobil, kereta api, tiupan angin pada pohon dan lain-lain. Getaran seperti ini dikelompokan sebagai mikroseismisitas (getaran sangat kecil). Dimana tempat biasa terjadinya gempa bumi alamiah yang cukup besar, berdasarkan hasil penelitian, para peneliti kebumian menyimpulkan bahwa hampir 95 persen lebih gempa bumi terjadi di daerah batas pertemuan antar lempeng yang menyusun kerak bumi dan di daerah sesar atau fault.
Para peneliti kebumian berkesimpulan bahwa penyebab utama terjadinya gempa bumi berawal dari adanya gaya pergerakan di dalam interior bumi (gaya konveksi mantel) yang menekan kerak bumi (outer layer) yang bersifat rapuh, sehingga ketika kerak bumi tidak lagi kuat dalam merespon gaya gerak dari dalam bumi tersebut maka akan membuat sesar dan menghasilkan gempa bumi. Akibat gaya gerak dari dalam bumi ini maka kerak bumi telah terbagi-bagi menjadi beberapa fragmen yang di sebut lempeng (Plate). Gaya gerak penyebab gempa bumi ini selanjutnya disebut gaya sumber tektonik (tectonic source).

3.      Proses Terjadinya Gempa
Terdapat dua teori yang menyatakan proses terjadinya atau asal mula gempa yaitu pergeseran sesar dan teori kekenyalan elastis. Gerak tiba2 sepanjang sesar merupakan penyebab yang sering terjadi. Klasifikasi gempa bumi secara umum berdasarkan sumber kejadian gempa (R.Hoernes, 1878). Setiap bencana alam selalu mengakibatkan penderitaan bagi masyarakat, korban jiwa dan harta benda kerap melanda masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana.
4.      Dampak Yang Ditimbulkan Oleh Gempa
·         Gelombang tsunami
·         Kerusakan bangunan
·         Mengubah topografi atau bentuk muka bumi
·         Menyebabkan keretakan permukaan bumi
·         Menyebabkan perubahan tata air tanah
·         Mengakibatkan trauma psikis atau mental
5.      Upaya Penaggulangan
·         Upaya penanggulangan sebelum terjadi gempa:
o   Mengetahui pintu-pintu keluar masuk untuk keadaan darurat.
o   Barang/benda yang berbobot berat disimpan di tempat yang kokoh dan stabil terhadap guncangan.
o   Pipa saluran gas dan pipa saluran air dipastikan tidak bocor dan tertutup baik saat tidak digunakan untuk mencegah bencana pengiring gempa seperti kebakaran dan gangguan sanitasi.
o   Kabel-kabel listrik ditata rapi untuk menghindari hubungan singkat akibat guncangan dan dipastikan sekering berfungsi dengan baik.

·         Upaya penanggulangan saat terjadi gempa:
o   Jika berada di dalam bangunan: usahakan tetap tenang dan tidak panic, gunakan pintu dan tangga darurat untuk keluar dan jangan menggunakan lift atau elevator, jangan berlindung di bawah jembatan, jalan laying, ataupun benda-benda yang menggantung tapi berlindunglah di bawah meja yang kokoh, dan jangan dulu masuk bangunan sebelum dipastikan tidak terjadi gempa susulan selang beberapa lama.
o   Jika berada di luar bangunan: carilah tanah lapang, jangan berlindung di bawah pohon atau di tempat dekat tiang/gardu listrik, dan jika getaran gempa kuat, ambillah posisi duduk daripada berdiri.
o   Jika sedang mengemudikan kendaraan; hentikan perjalanan dan segera menepi, jangan memberhentikan kendaraan di atas jembatan, jalan laying, atau persimpangan jalan, dan jangan segera melanjutkan perjalanan sebelum dipastikan tidak terjadi gempa susulan selang beberapa lama.

·         Upaya penanggulangan setelah terjadi gempa:
o   Periksa diri Anda dan orang di sekeliling Anda apakah baik-baik saja atau mengalami luka-lukaa.
o   Jika terdapat korban yang mengalami luka-luka, gunakan kotak P3K sebagai pertolongan pertama dan segera bawa ke Puskesmas/rumah sakit terdekat.
o   Nyalakan radio atau televise untuk mengetahui informasi dari instansi pemerintah.
o   Jika getaran gempa cukup kuat, dirikanlah untuk sementara tenda-tenda darurat di halaman atau tanah lapang untuk menghindari gempa susulan.
o   Periksa keadaan rumah dan sekeliling rumah Anda, jika terdapat puing-puing segera dibersihkan.

C.gunung meletus
1.      Pengertian
Gunung meletus, terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Dari letusan-letusan seperti inilah gunung berapi terbentuk. Letusannya yang membawa abu dan batu menyembur dengan keras sejauh radius 18 km atau lebih, sedang lavanya bisa membanjiri daerah sejauh radius 90 km. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar sampai ribuan kilometer jauhnya dan bahkan bias mempengaruhi putaran iklim di bumi ini. Hasil letusan gunung berapi berupa:
2.      Penyebab teradinya Gunung Meletus
·         Peningkatan kegempaan vulkanik
·         Peningkatan suhu kawah
·         Peningkatan gelombang magnet dan listrik, hingga terjadinya deformasi pada tubuh gunung.
·         Lempeng-lempeng bumi saling berdesakan dan magma di perut bumi pun mendesak serta mendorong permukaan bumi dan memicu aktivitas geologis, vulkanik, dan tektonik.
·         Akibat tekanan yang amat tinggi, magma mendesak keluar (erupsi) dari permukaan bumi sebagai lava.
3.      Proses terjadinya Gunung Meletus
Dalam beberapa letusan, gumpalan awan besar naik ke atas gunung, dan sungai lava mengalir pada sisi-sisi gunung tersebut. Dalam letusan yang lain, abu merah panas dan bara api menyembur keluar dari puncak gunung, dan bongkahan batu-batu panas besar terlempar tinggi ke udara. Sebagian kecil letusan memiliki kekuatan yang sangat besar, begitu besar sehingga dapat memecah-belah gunung.
Pada dasarnya, gunung berapi terbentuk dari magma, yaitu batuan cair yang terdalam di dalam bumi. Magma terbentuk akibat panasnya suhu di dalam interior bumi. Pada kedalaman tertentu, suhu panas ini sangat tinggi sehingga mampu melelehkan batu-batuan di dalam bumi. Saat batuan ini meleleh, dihasilkanlah gas yang kemudian bercampur dengan magma. Sebagian besar magma terbentuk pada kedalaman 60 hingga 160 km di bawah permukaan bumi. Sebagian lainnya terbentuk pada kedalaman 24 hingga 48 km.
Magma yang mengandung gas, sedikit demi sedikit naik ke permukaan karena massanya yang lebih ringan dibanding batu-batuan padat di sekelilingnya. Saat magma naik, magma tersebut melelehkan batu-batuan di dekatnya sehingga terbentuklah kabin yang besar pada kedalaman sekitar 3 km dari permukaan. Magma chamber inilah yang merupakan gudang (reservoir) darimana letusan material-material vulkanik berasal.
Magma yang mengandung gas dalam kabin magma berada dalam kondisi di bawah tekanan batu-batuan berat yang mengelilinginya. Tekanan ini menyebabkan magma meletus atau melelehkan conduit (saluran) pada bagian batuan yang rapuh atau retak. Magma bergerak keluar melalui saluran ini menuju ke permukaan. Saat magma mendekati permukaan, kandungan gas di dalamnya terlepas. Gas dan magma ini bersama-sama meledak dan membentuk lubang yang disebut lubang utama (central vent). Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya kemudian menyembur keluar melalui lubang ini. Setelah semburan berhenti, kawah (crater) yang menyerupai mangkuk biasanya terbentuk pada bagian puncak gunung berapi. Sementara lubang utama terdapat di dasar kawah tersebut.
4.      Dampak Yang Ditimbulkan Oleh  Gunung Meletus
·         Dampak Negatif:
o   Bahaya langsung, terjadi pada saat letusan (lava, awan panas, jatuhan piroklastik/bom, lahar letusan dan gas beracun).
o   Bahaya tidak langsung, terjadi setelah letusan (lahar hujan, kelaparan akibat rusaknya lahan  pertanian/perkebunan/ perikanan), kepanikan, pencemaran udara/air oleh gas racun: gigi kuning/ keropos,endemi gondok, kecebolan dsb.
·         Dampak Positif :
o   Bahan galian: seperti batu dan pasir bahan bangunan, peralatan rumah tangga,patung, dan lain lain.
o   Mineral : belerang, gipsum,zeolit dan juga mas (epitermal gold).
o   Energi panas bumi: listrik, pemanas ruangan, agribisnis
o   Mata air panas : pengobatan/terapi kesehatan.
o   Daerah wisata: keindahan alam
o   Lahan yang subur: pertanian dan perkebunan
o   Sumberdaya air: air minum, pertanian/peternakan, dll.
5.      Upaya Penaggulangan
-   Cari tahu tentang system pengamanan di komunitas daerah masing-masing serta bagan alur keadaan darurat
-   Waspadai mengenai bahaya yang menyertai letusan gunungapi yaitu :  
   - Lahar dan banjir bandang   
-   Lakukan rencana evakuasi
-   Hubungi pihak-pihak yang berwenang mengenai penanggulangan bencana.
-   Walaupun tampaknya lebih aman untuk tinggal di dalam rumah sampai gunungapi   berhenti meletus, tapi apabila anda tinggal di daerah rawan bahaya gunungapi akan sangat berbahaya. Patuhi instruksi yang berwenang dan lakukan secepatnya.


D.banjir
1.      Pengertian

Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana banjir dapat didefinisikan sebagainya hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut.
Dalam cakupan pembicaraan yang luas, kita bisa melihat banjir sebagai suatu bagian dari siklus hidrologi, yaitu pada bagian air di permukaan Bumi yang bergerak ke laut. Dalam siklus hidrologi kita dapat melihat bahwa volume air yang mengalir di permukaan Bumi  dominan ditentukan oleh tingkat curah hujan, dan tingkat peresapan air ke dalam tanah.
2.      Penyebab terjadinya banjir
·         Sungai
Lama: Endapan dari hujan atau pencairan salju cepat melebihi kapasitas saluran sungai. Diakibatkan hujan deras monsun, hurikan dan depresi tropis, angin luar dan hujan panas yang mempengaruhi salju. Rintangan drainase tidak terduga seperti tanah longsor, es, atau puing-puing dapat mengakibatkan banjir perlahan di sebelah hulu rintangan.
Cepat: Termasuk banjir bandang akibat curah hujan konvektif (badai petir besar) atau pelepasan mendadak endapan hulu yang terbentuk di belakang bendungan, tanah longsor, atau gletser.
Sungai-sungai yang sudah tidak lagi berfungsi maksimal dalam menampung air. Selain karena pendangkalan dan rumah-rumah penduduk yang menyemut di sepanjang pinggirannya, juga karena sungai-sungai ini penuh dengan sampah. Berbagai jenis sampah dapat ditemukan di badan sungai. Di beberapa tempat, tumpukan sampah itu begitu banyak sehingga menjadi sebuah daratan yang dapat diinjak manusia.
·         Muara
Biasanya diakibatkan oleh penggabungan pasang laut yang diakibatkan angin badai. Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropismasuk dalam kategori ini.
·         Pantai
Diakibatkan badai laut besar atau bencana lain seperti tsunami atau hurikan. Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropismasuk dalam kategori ini.
·         Peristiwa Alam
Diakibatkan oleh peristiwa mendadak seperti jebolnya bendungan atau bencana lain seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.
·         Manusia
Kerusakan akibat aktivitas manusia, baik disengaja atau tidak merusak keseimbangan alam
·         Lumpur
Banjir lumpur terjadi melalui penumpukan endapan di tanah pertanian. Sedimen kemudian terpisah dari endapan dan terangkut sebagai materi tetap atau penumpukan dasar sungai. Endapan lumpur mudah diketahui ketika mulai mencapai daerah berpenghuni. Banjir lumpur adalah proses lembah bukit, dan tidak sama dengan aliran lumpur yang diakibatkan pergerakan massal.
3.      Proses Terjadinya Banjir
Secara alamiah banjir disebabkan oleh terjadinya hujan lokal dan propagasi limpasan dari daerah hulu pada satu daerah tangkapan. Secara non ilmiah banjir dapat terjadi karena ulah manusia.
Proses terjadinya banjir secara alamiah itu seperti,turunnya hujan jatuh kepermukaan bumi dan tertahan oleh tumbuh-tumbuhan setelah itu masuk kepermukaan tanah mengalir ketempat yang lebih rendah setelah itu terjadi penguapan dan keluar kepermukaan daratan. Banjir yang terjadi secara almiah dapat menjadi bancana bagi manusia bila banjir itu mengenai manusia dan menyebabkan kerugian bagi manusia.
Sedangkan proses terjadinya banjir secara non alamiah karena ulah manusia seperti,membuang sampah tidak pada tempatnya dan menyebabkan aliran air tidak lancar sehingga air tersebut terapung di tempat pembuangannya semakin lama semakin menguap setelah itu tinggi dan keluar sehingga mengenai daratan dan menyebabkan banjir.
Proses banjir itu dapat terjadi secara alamiah dan karena ulah manusia. Manusia dapat mengalami kerugian karena banjir itu karena mereka mendiami tempa tinggal yang secara alamiah merupakan dataran banjir. Jadi bila manusia bertampat tinggal di dataran yg sering terkena banjir bukan banjirlah yg mendatangi manusia tapi manusialah yang mendatangi banjir.
4.      Dampak yang ditimbulkan oleh banjir
·         Primer
·         Sekunder
·         Tersier/jangka panjang
5.      Upaya Penaggulangan Banjir
Mencegah dan menanggulangi banjir tak dapat dilakukan oleh pemerintah saja atau orang perorang saja. Dibutuhkan komitmen dan kerjasama berbagai pihak untuk menghindarkan Jakarta dan kota lain di Indonesia dari banjir besar.
Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan itu antara lain:
o   Membuang lubang-lubang serapan air
o   Memperbanyak ruang terbuka hijau
o   Mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat sampah raksasa
Meninggikan bangunan rumah memang dapat menyelamatkan harta benda kita ketika banjir terjadi, namun kita tidak mencegah terjadinya banjir lagi. Manusia yang mengakibatkan banjir, manusia pula yang harus bersama-sama menyelamatkan kota. Menyelamatkan Jakarta dari banjir besar bukan hanya karena berarti menyelamatkan harta benda pribadi, namun juga menyelamatkan wajah bangsa ini di mata dunia.
Partisipasi seluruh elemen masyarakat harus dilakukan secara terorganisasi dan terkoordinasi agar dapat terlaksana secara efektif. Sebuah organisasi masyarakat sebaiknya dibentuk untuk mengambil tindakan-tindakan awal dan mengatur peran serta masyarakat dalam penanggulangan banjir. Penanggulangan banjir dilakukan secara bertahap, dari pencegahan sebelum banjir penanganan saat banjir , dan pemulihan setelah banjir. Tahapan tersebut berada dalam suatu siklus kegiatan penanggulangan banjir yang berkesinambungan, Kegiatan penanggulangan banjir mengikuti suatu siklus (life cycle), yang dimulai dari banjir, kemudian mengkajinya sebagai masukan untuk pencegahan sebelum bencana banjir terjadi kembali. Pencegahan dilakukan secara menyeluruh, berupa kegiatan fisik seperti pembangunan pengendali banjir di wilayah sungai sampai wilayah dataran banjir dan kegiatan non-fisik seperti pengelolaan tata guna lahan sampai sistem peringatan dini bencana banjir.